Saturday, October 5, 2013

Ciri-Ciri Unsur dan Teori Organisasi

Organisasi mempunyai banyak definisi, karena dapat dipandang dari berbagai sudut pandang.  Organisasi dapat diartikan sebagai hubungan interaksi antar manusia yang bekerja sama dan terstuktur serta mempunyai kegiatan bersama untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi juga memiliki ciri-ciri, unsur serta teori.

A. Ciri-ciri Organisasi
Ciri-ciri umum organisasi:   
  1.  Terdiri atas sekumpulan manusia dengan berbagai pola yang telah ditetapkan
  2.   Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
  3.  Mempunyai tujuan dan sasaran tertentu
  4. Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
  5.   Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
Organisasi dapat dikatakan sebagai organisasi modern apabila :
  1.    Organisasi bertambah besar
  2.    Pengolahan data semakin cepat
  3.   Penggunaan staf lebih intensif
  4.    Kecendrungan spesialisasi
  5.  Adanya prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi
B. Unsur  Organisasi
Unsur - Unsur Organisasi :
  • Manusia
  • Kerjasama
  • Tujuan Bersama
  •  Peralatan
  •  Lingkungan
  •  Kekayaan alam
  •   Kerangka/Konstruksi mental
Tiga unsur terpenting yaitu adanya manusia,kerjasama dan tujuan bersama.
Unsur-unsur yang harus ada di sebuah organisasi adalah :
  • Adanya wadah atau tempatnya untuk bekerja sama
  • Adanya orang-orang yang bekerja sama
  • Kedudukan dan tugas masing-masing orang harus jelas
  • Harus ada tujuan sasarn bersama yang ingin dicapai
C. Teori Organisasi
Ada banyak teori-teori organisasi yang pernah ada dan berlaku beserta sejarah dan perkembangannya hingga sekarang,namun dikelompokkan menjadi 3 teori yaitu teori organisasi klasik, teori organisasi neoklasik, dan teori organisasi modern.

1. Teori organisasi klasik :
Teori klasik disebut juga teori tradisional, yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu delapan ratusan (abad 19). Dalam teori ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas. Teori klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain yang terjadi bila orang-orang bekerja sama. Teori klasik berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu : teori birokrasi, teori administrasi, dan teori manajemen ilmiah
  • Teori Birokrasi
Dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism
Karakteristik-karakteristik birokrasi menurut Weber adalah :
    • Pembagian kerja yang jelas
    • Hirarki wewenang yang dirumuskan secara baik
    • Program rasional dalam pencapaian tujuan organisasi
    • Sistem prosedur bagi penanganan situasi kerja
    • Sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegang jabatan
    • Hubungan antar pribadi yang bersifat impersona
  •  Teori Administrasi
Teori ini dikembangkan oleh  Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
  • Teori Manajemen Ilmiah
Teori dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.

Teori organisasi klasik hanya menguraikan organisasi formal. Pengertian organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari aturan yang dirumuskan dengan jelas. Organisasi yang disebut organisasi formal mempunyai empat unsur pokok yaitu : kegiatan yang terkoordinasi, kelompok manusia, kerjasama dan kekuasaan.

2. Teori Organisasi NeoKlasik
Teori neoklasik atau dikenal sebagai aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Teori ini dikemukakan oleh Hugo Munsterberg yang dikenal sebagai pencetus psikologi industry, dalam bukunya yang berjudul Psychology and Industrial Efficiency tahun 1913. Munsterberg menekankan adanya beberapa perbedaan karakteristik individual dalam organisasi dan mengingatkan adanya pengaruh faktor sosial dan budaya terhadap organisasi.Dalam hal pembagian kerja, Teori neoklasik telah mengemukakan perlunya hal-hal sebagai berikut :
  • Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan
  •  Perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
  • Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak

3. Teori Organisasi Modern
Teori modern disebut juga sebagai analisa sistem pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan sistem terbuka. Teori modern dikembangkan sejak tahun 1950, dalam banyak hal yang mendalam teori modern berbeda dengan Teori Klasik, perbedaan tersebut diantaranya adalah :
  • Teori klasik memusatkan pandangannya pada analisa dan deskripsi organisasi, sedangkan  Teori modern dengan tekanan pada perpaduan dan perancangan menjadikan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh 
  • Teori klasik telah membicarakan konsep koordinasi, scalar dan vertical, sedangkan teori modern lebih dinamis dari pada teori lainnya dan meliputi lebih banyak variabel yang dipertimbangkan
Teori modern menunjukkan tiga kegiatan proses hubungan universal yang selalu muncul pada sistem manusia dalam perilakunya berorganisasi, yaitu :
  • Komunikasi
  • Konsep keseimbangan
  •  Proses pengambilan keputusan
Perkembangan teori organisasi yang telah dibahas, memberikan dasar munculnya berbagai pendekatan manajemen yang berbeda-beda, adapun pendekatan-pendekatan manajemen tersebut adalah :
  • Pendekatan proses, pendekatan ini disebut juga sebagai pendekatan fungsional, operasional, universal dan tradisional
  • Pendekatan keperilakuan (behavior approach), pendekatan ini sering disebut pendekatan hubungan manusiawi (human relation approach)
  • Pendekatan kuantitatif (quantitative approach) sering dinyatakan dengan istilah management science ataupun operation research
  •  Pendekatan sistem
  • Pendekatan contingency (situasional)
sumber:

Thursday, September 26, 2013

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

A. Pengertian Organisasi
Organisasi (dalam bahasa Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Menurut pengertian para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi berikut ini:
  • James D. Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  • Chester I. Bernard, organisasi adalah suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua oranCloseg atau lebih.
Ciri-ciri organisasi adalah:
  • Terdiri daripada dua orang atau lebih
  • Ada kerjasama
  • Ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain
  • Ada tujuan yang ingin dicapai
Teori Organisasi terdiri dari:
  • Teori Organisasi Klasik: teori yang berisi dari konsep-konsep tentang organisasi mulain tahun 1800-an (abad 19)
  • Terois Organisasi Neoklasik: teori ini berisi dari pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan baik sebagai individu atau bagian dari kelompok kerja.
  • Teori Organisasi Modern: teori ini melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup. Teori modern ini dikembangkan pada tahun 1950-an.
B. Pengertian Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno: ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiiki definisi yang mapan dan diterima secara universal. 
Berikut adalah pengertian Manajemen menurut beberapa para ahli:
  • Mary Parker Follet, manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Ricky W. Griffin, manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien.
Fungsi Manajemen merupakan perincian dari kegiata yang dilakukan oleh seorang manajer dalam mengelola perusahaan, dimana secara garis besar fungsi manajemen dibagi menjadi 5 bagian, yaitu:
  • Planning: suatu fungsi pemilihan alternatif melalui suatu proses yang rasional untuk mengambil keputusan.
  • Organizing: kegiatan dalam menentukan macam kegiatan beserta jumlah kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
  • Directing: kegiatan yang khususnya ditujukan untuk mengatasi dan mengarahkan bawahan sehingga seorang pemimpin secara manusiawi bisa mengikat bawahan untuk bekerja sama seefektif & seefisien mungin untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Koordinasi: fungsi yang harus dilakukan seorang manajer agar dapat suatu komunikasi atau kesesuaian dari berbagai kepentingan & perbedaan kegiatan sehingga bisa tercapai tujuan organisasinya
  • Controlling: bertujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan jika terjadi penyimpangan-penyimpangan pelaksaan perencanaan yang telah ditetapkan.
C. PENGERTIAN TATA KERJA
Tata Kerja adalah cara untuk melaksankan pekerjaan yang seefisien mungkin mengenai suatu pekerjaan dengan mempertimbangkan tujuan, fasilitas, tenaga kerja, waktu dan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula. 
Dengan tata kerja yang tepat proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara benar, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk menghindari terjadinya pemborosan didalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia serta dapat menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

  • Fungsi Tata Kerja:
    • Menjamin adanya pembagia waktu kerja dan koordinasi yang tepat.
    • Menghindari terjadinya pemborosan waktu yang tersedia.
    • Menghindari hambatan dalam proses pencapaian tujuan.
D. Hubungan Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Organisasi, Tata Kerja dan Manajemen diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.
Jadi hubungan antara Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja yaitu:
  • Manajemen: Proses kegiatan pencapaian tujuan kerja sama antar manusia.
  • Organisasi: Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
  • Tata Kerja: Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Ruang Lingkup Organisasi dan Manajemen:
  • Analisis organisasi
  • Komunikasi dalam organisasi
  • Tata kerja, tata lairan dan sistem
  • Pendayagunaan mesin kantor
  • Pentingnya tata ruang kantor dan penyusunan perencanaan
  • Kesimpulan akhir.
Referensi: 
Widiyatmini & Izzati A. Pengantar Organisasi dan Metode
Gunadarma, Jakarta, 1995

Friday, August 16, 2013

LAMPUNG

Hai! udah lama ga ngeblog. oke disini mau sekedar cerita aja sih tentang trip gue ke Lampung hehe.
gue ke Lampung cuma 3 hari sama keluarga gue kecuali bokap karna doi ga boleh ijin kerja dari kantornya.

nah, selama perjalanan ke Lampung yaa gue take a picture yang kurang bermutu sih hehe, cuma sekedar iseng foto-foto aja :p

before going to the port.

next, I was on a ship headed to Lampung.

ini air lautnya Lampung, dan no edit! seriously.

ngebayangin aja sih klo berenang di tengah2 laut itu kayak gimana?

langit + awannya Lampung lagi cerah banget. tapi di hari kedua cuaca mendung dan ujan pula jadi mau ke pantai pun pas lagi mendung.


seriously, that's not a fish. it was rubbish. ya.. ngebayangin air laut yang sebelumnya jernih dan tiba-tiba gue ngeliat sampah segitu banyak di laut. 
dan gue pun ngeliat orang yang satu kapal sama gue ngebuang sampah ke laut. bisa dbayangin gak sih laut yang biru begitu isinya sampah-sampah plastik jadinya makhluk hidup yang ada di laut itu jadi tercemar.

before I'm going to the beach, wasting my time for take a nap.








dapet salam tuh dari pantainya Lampung :p

nah.. this is my family in Lampung, di foto ini ada aunt, uncle, brother, nephew, mom, and my cousin. :')
bisa dibayangin di Lampung aja keponakan gue ada 12 orang, dan itu baru yang di Lampung loh!

dan terakhir.. gue sama keponakan gue. ganteng? iya. atlet? iya. mantan model? iya. hahahaha

Okelah.. segitu aja share-share fotonya waktu di Lampung.. see you on the next trip, felas!





Tuesday, July 16, 2013

Banana Song

Ba ba ba ba ba na na
Banana (ah ah)
Potato na (ah ah)
To ga li no potato ni ga ni ba no ba ni ka no ji ga
Ba ba ba banana
Yo plano hu la pa no no tu
Ma banana like a nupi talamu
Banana ba ba potato (ho oh)
To ga li no potato ni ga ni ba no ba ni ka no ji ga 
Ba ba ba banaaaaaaa~
PAPOY!

Friday, June 28, 2013

Manusia dan Harapan

Intro: 
Setiap manusia pasti memiliki mimpi atau yang biasa juga disebut dengan harapan. Manusia dan harapan saling bergantungan. Manusia tanpa harapan atau mimpi akan mati, karna tidak memiliki tujuan hidup yang akan dijalani olehnya. Ketika manusia memiliki suatu harapan dia akan memikirkan cara untuk mewujudkan harapan itu. Tapi, ada juga manusia yang hanya memiliki suatu harapan tanpa memikirkan cara untuk mewujudkannya.

Nama saya Yuvensia Puspita Sari, saya adalah salah satu dari banyak manusia di dunia ini yang memiliki harapan atau mimpi seperti manusia lainnya. Saya memiliki suatu harapan untuk menjadi seorang fotografer, hanya saja keinginan saya untuk menjadi fotografer ditentang oleh kedua orangtua. Karena, kedua orangtua saya menginginkan saya untuk menjadi seorang wanita karir. Sebenernya untuk menjadi wanita karir pun merupakan salah satu harapan saya di masa depan kelak.
Harapan saya untuk menjadi seorang fotografer pun sekarang hanya bisa saya jadikan sebagai suatu hobi iseng. Memotret momen-momen yang ada di sekitar saya, entah itu momen bahagia maupun duka sekalipun.
Ya, saat ini saya hanya mempelajari teknik-teknik fotografi dari basicnya di teori hingga ke prateknya. Tidak mudah untuk mempelajari tekhnik fotografi, bahkan di prakteknya pun tidak mudah.
Sekarang saya kuliah di salah satu universitas yang ada di Depok. Dan, saya sedang menekuni jurusan yang saya pilih di universitas ini. Keinginan saya yang lainnya untuk lulus dengan IP yang memuaskan dan juga untuk lulus dalam waktu 3.5tahun. Semoga harapan saya menjadi kenyataan.
Tanpa usaha dan doa harapan akan menjadi sia-sia dan hanya menjadi mimpi kosong.

Sekian.

Tuesday, May 7, 2013

Manusia dan Kegelisahan


Setiap manusia memiliki rasa kekhawatiran yang berlebihan sehingga menyebabkan timbul rasa kegelisahan. Perasaan tersebut timbul akibat dari berbagai perasaan yang sedang kita rasakan di saat kondisi yang tidak baik. Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati dan perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari keemasan karena itu dalam kehidupan sehari-hari. Kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan kekhawatiran ataupun ketakutan definisi dapat disebutkan apabila seseorang mengalami frustasi karena hal yang diinginkan tidak tercapai. 

Tiga Macam Kecemasan Yang Menimpa Manusia.
Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan(obyektif), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.
1. Kecemasan Objektif
Adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat bawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu dalam keadaan tertentu di sekitar lingkungannya.     

2. Kecemasan Neorotis
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari hati naluri.Menurut Sigmund Freud kecemasan ini dibagi tiga macam yakni ; kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, bentuk ketakutan yang irasional (phobia) dan rasa takut lain karena gugup, gagap dan sebagainya.

3. Kecemasan Moril 
Kecemasan ini disebabkan karena kepribadian seseorang. Tiap kepribadian masing-masing manusia memiliki bermacam-macam emosi antara lain isri, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang. Semua itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Sikap seperti itu sering membuat orang merasa kwatir, cemas, takut gelisah dan putus asa. Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Cara mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir secara jernih dan sehat, sehingga segalakesulitan dapat kita atasi.
Sebab-Sebab Orang Gelisah:
1. Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran yang telah dilakukan.
2. Gelisah terhadap hasil kerja yang kurang memenuhi kepuasan spiritual.
3. Gelisah dan takut akan kehilangan harta dan jabatan.
4. Gelisah dan takut akan menghadapi masa depan yang kelam.

Studi Kasus :
Setiap manusia pasti akan dan pernah mengalami suatu kegelisahan yang berbeda-beda. Namun itulah kehidupan yang harus dihadapi oleh setiap manusia. Rasa gelisah itu di sebabkan oleh suatu perbuatan kita yang tidak baik dan timbul suatu rasa takut akan di kemudian harinya nanti. Untuk mengatasi rasa takut n kegelisahan itu sendiri harus di niatin dulu dari diri kita sendiri, setelah itu harus dilakukan dengan perbuatan yang baik-baik dan terakhir kita harus berdoa kepada allah agar rasa itu bisa dihilangkan dari kehidupan kita.

Opini: Cara mengatasi rasa kegelisahan adalah dengan niat dari hati kita sendiri kalau kita mau melakukan hal itu, di buktikan dengan tindakan dan perbuatan yang akan kita lakukan, dan tak pula juga berdoa kepada allah agar kita di beri kemudahan untuk melakukannya.



sumber:

  • http://triicecsfabregas.blogspot.com/

Manusia dan Tanggung Jawab


A. Pengertian Tanggung Jawab

Setiap manusia harus mempunyai rasa tanggung jawab, dimana rasa tanggung jawab itu harus disesuaikan dengan apa yang telah kita lakukan.Arti dari tanggung jawab menurut kamus bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban memikul,menanggung segala sesuatunya,dan menanggung segala akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup dari manusia bahwa setiap manusia dibebani dengan tangung jawab. Apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah ciri manusia yang beradab. Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan.

B. Macam-Macam Tanggung Jawab

Manusia berjuang untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan adapun untuk kebutuhan orang lain. Dalam usahanya setiap manusia menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan dan membantunya yaitu kekuasaan tuhan.Dengan demikian tanggung jawab itu dapat di bedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuat nya. Berikut ini merupakan beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
1. Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri itu menuntut kesadaran akan diri kita untuk memenuhi kewajiban sendiri dan mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
Apa yang telah kita lakukan harus menerima resikonya sendiri.

2. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga, tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejaterahaan ,keselamatan,pendidikan dan kehidupan. Sebagai anggota keluarga kita harus saling menjaga nama baik keluarga dengan sikap dan perbuatan yang kita lakukan di dalam kehidupan bermasyarakat.

3. Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain karena manusia kedudukannya sebagai makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain maka kita harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Berinteraksi didalam suatu kehidupan masyarakat sangat dibutuhkan karena itu bisa membuat kita saling mengenal satu dengan yang lainnya.

4. Tanggung Jawab Kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi bahwa tiap manusia, tiap individu adalah suatu warga negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, dan bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma yang di buat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara atas apa yang telah ia perbuat. Kita harus menjaga nama baik bangsa dan negara kita sendiri dengan prestasi-prestasi anak bangsa.

5. Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupan manusia agar tanggung jawab langsung terhadap tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam jenis agama. Menerima hukuman di akhirat nanti atas apa yang telah kita lakukan selama hidup didunia ini.

C. Pengabdian Dan Pengorbanan

Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
1. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran dan pendapat sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan yang di lakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu ada hakekatnya yaitu rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras seharian penuh itu untuk mencukupi kebutuhannya. Lain halnya jika kita hanya membantu teman dalam kesulitan mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya sebuah bantuan saja.

2. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengharapkan suatu imbalan maupun pamrih dari orang lain.

D. Perbedaan Pengabdian Dan Pengorbanan

Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanannya. Antara sesama kawan sulit di katakannya pengabdian, karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatnya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesama teman.
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa bentuk harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya.
Pengabdian lebih banyak menunjukan kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjukan kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran ,perasaan, tenaga, biaya, dan waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut suatu pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut suatu pengabdian.

Opini: Sebagai manusia tanggung jawab itu sangatlah diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya tanggung jawab maka kita dapat menjalani aktifitas sehari-hari dengan baik.


sumber:

  • http://triicecsfabregas.blogspot.com/